Ada Berkah dalam Sampah

Sampah bukanlah suatu hal yang tabu, karena sampah adalah suatu hal yang selalu berdampingan dengan manusia Dan dapat dijumpai dimanapun dan kapanpun. Sampah juga dianggap sebagai suatu hal yang remeh. Namun, sebagai pelajar seharusnya kita bisa menyikapi sampah menjadi hal yang luar biasa. Sehingga mahasiswa KKN kelompok 10 melakukan aksi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan membantu masyarakat desa Sumbertangkil terutama di desa Tumpaklengkong untuk memperbaiki lingkungan dengan mengaktifkan kembali program bank sampah.

Sebagai langkah awal mahasiswa melakukan sosialisasi serta penyuluhan terkait pengelolaan Bank sampah pada tanggal 10 Desember 2023 dengan menghadirkan salah satu founder kelola sampah Indonesia yakni bapak Ahmad Yani. Dalam sosialisasi ini mahasiswa turut mengundang para pemuda karang taruna, ibu ibu dasawisma, perangkat desa dan beberapa tokoh penting lainya. Acara ini diadakan digedung balai dusun tumpak lengkong.

Sosialisasi tersebut digunakan sebagai wadah pengetahuan masyarakat mengenai bank sampah, untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan juga merasakan manfaat dari gerakan aksi mengubah sampah menjadi rupiah.

“Saya diundang kemana-mana, bisa naik pesawat , dibayarkan, menginap dihotel, diberi uang juga, itu adalah salah satu bentuk berkah dari sampah” tutur bapak Ahmad Yani. Bapak Ahmad Yani sudah membuktikan bahwasanya sampah mengandung berkah dan dapat sukses hanya dengan sampah.

Tidak hanya sosialisasi. Namun, dalam acara tersebut juga diadakan untuk melakukan pengesahan komunitas kppl atau komunikasi pemuda peduli Lengkong yang mana komunitas ini dibentuk untuk memberikan jalan kepada pemuda dusun tumpak Lengkong untuk menghidupkan kembali desa salah satunya dengan menampung bakat bakat para pemuda dalam olahraga, kesenian dan lain lain. Sehingga banyak partisipan yang turut serta hadir dalam acara sosialisasi tersebut.