FGD 2 Desa Madiredo: Gerakan Nyata Menuju Desa Maslahah

Madiredo, 18 Mei 2025 — Dalam suasana sunyi selepas Maghrib, Focus Group Discussion (FGD) 2 digelar di sebuah gubuk sederhana milik Poskoputra yang terletak tepat di depan Masjid Nurul Furqon, Desa Madiredo.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari FGD I dengan mengusung tema “Desa Maslahah”, dan dipandu oleh Ahmad Atho’ Luqman Hakim, M.Sc., selaku Ketua LP3M.

FGD ini dihadiri oleh berbagai elemen penting masyarakat, seperti perwakilan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU, pengurus Ranting NU, Ketua RT 17 Dusun Bengkaras, Ibu Fitri Mahdaly sebagai perwakilan dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Potensi Masyarakat (LP3M), serta organisasi Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor, IPNU, dan IPPNU. Keberagaman peserta mencerminkan semangat kolaboratif untuk membangun desa secara inklusif.

Diskusi dibuka dengan harapan dari para tokoh masyarakat agar program survei ekonomi segera direalisasikan. Topik kemudian mengerucut pada isu sosial yang cukup mendesak, yaitu pergaulan bebas di kalangan remaja. Sebagai solusi, disepakati pelaksanaan Makesta bagi calon anggota IPNU dan IPPNU sejak usia 12 tahun, serta pengaktifan kembali kegiatan keagamaan seperti tahlilan.

Hasil dari FGD 2 ini merumuskan tiga program kerja utama: penguatan filantropi NU di tiga dusun yang belum aktif, survei ekonomi masyarakat sebagai dasar perencanaan kebijakan, dan pendataan mustahik serta muzakki untuk memastikan pemerataan bantuan sosial secara tepat sasaran.

Acara ditutup dengan foto bersama dalam suasana malam yang hening dan khidmat, menandai komitmen bersama menuju terwujudnya Desa Madiredo sebagai Desa Maslahah—desa yang berdaya, peduli, dan bermartabat.

Penulis: Mahasiswa KKN-T Kelompok 10 Desa Madiredo Kec. Pujon