Dukung Program Bansos Tepat Sasaran, Mahasiswa KKN-T UQM Paparkan Hasil Sensus Ekonomi di Musdes Madiredo

Madiredo, 16 Juli 2025 — Musyawarah Desa Madiredo yang berlangsung pada Rabu malam ba’da Isya hingga pukul 21.30 WIB menjadi momen penting dalam upaya meningkatkan akurasi data sosial ekonomi masyarakat. Acara yang digelar di Balai Desa Madiredo, Kecamatan Pujon ini dihadiri oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKN-T dari Universitas Qolam Mulia (UQM) yang tengah menjalankan program kerja berbasis riset dan pengabdian masyarakat.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Madiredo, yang mengapresiasi kehadiran dan kontribusi mahasiswa KKN-T UQM. Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Wawan yang turut menekankan pentingnya akurasi data dalam pelaksanaan program bantuan pemerintah.

Dalam forum tersebut, mahasiswa KKN-T UQM mempresentasikan hasil survei ekonomi yang telah mereka lakukan terhadap seluruh warga Desa Madiredo. Hasil survei ini kemudian divalidasi langsung oleh perangkat desa. Berdasarkan data yang diperoleh, masyarakat telah dikelompokkan ke dalam tiga kategori ekonomi: rendah, menengah, dan tinggi. Namun, di lapangan ditemukan masih adanya warga yang memberikan keterangan tidak sesuai kenyataan.

Meski demikian, survei ini dinilai sangat membantu dalam proses sensus ekonomi desa. Pemerintah desa memutuskan bahwa untuk keperluan pengelompokan bantuan sosial, data akan disesuaikan oleh pihak perangkat desa karena saat ini sistem bantuan pemerintah sudah menggunakan skema desil. Terdapat sepuluh desil dalam program bantuan tersebut, di mana warga yang masuk ke dalam desil 6 hingga 10 tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bantuan.

Penjelasan mendalam mengenai sistem desil dan mekanisme bantuan dijabarkan oleh Bapak Mamas. Ia menekankan pentingnya keakuratan data dalam menilai kelayakan warga penerima bantuan. Sementara itu, PK Syamsul menjelaskan bahwa penentuan desil dilakukan oleh DPS dan pemerintah pusat. Warga juga dapat mengecek status desil mereka melalui aplikasi Bansos. Jika ada warga yang tidak tercantum di aplikasi namun benar-benar membutuhkan bantuan, maka mereka dapat mengajukan langsung kepada Pak Syamsul sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Kegiatan ini ditutup dengan apresiasi dari perangkat desa kepada tim mahasiswa KKN-T UQM yang telah menyelesaikan program kerja dengan penuh tanggung jawab dan manfaat nyata. Tak hanya data ekonomi, para mahasiswa juga berhasil menghimpun data muzaki dan mustahiq yang sangat bermanfaat bagi lembaga keagamaan di desa seperti NU dan LAZISNU.

“Alhamdulillah, hari demi hari kami lalui, dan semua program kerja telah selesai. Proker kami bukan main-main, karena kami turun langsung mensurvei seluruh warga Desa Madiredo,” ujar salah satu mahasiswa KKN-T dengan penuh semangat.

Musyawarah desa kali ini menjadi tonggak penting dalam pembenahan data ekonomi dan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, serta menjadi bukti kolaborasi nyata antara akademisi dan pemerintah desa.

Penulis: Tim KKN-T UQM Desa Madiredo