Kirab dan Haul Mbah Sogol yang ke-184; Mahasiswa UQM Turut Jaga Kebersihan Lingkungan

Gondanglegi Kulon – Senin, 07 Juli 2025, warga Kecamatan Gondanglegi bersama segenap tamu undangan dan para partisipan lainnya dengan khidmat menyelenggarakan acara Kirab dan Haul Mbah Sogol yang ke-184.

Acara ini merupakan agenda rutin tahunan yang telah menjadi tradisi turun-temurun dan diwarisi oleh masyarakat Gondanglegi sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur mereka, Mbah Sogol, yang dikenal sebagai tokoh penyebar agama Islam dan pembabat alas (pembuka lahan) wilayah Gondanglegi, serta diyakini sebagai mantan laskar Pangeran Diponegoro. Beliau juga dikenal dengan nama lain seperti Raden Sudro, Mbah Jalmono, atau Mbah Abdul Manaf. Selain itu, cara memasaknya yang unik dengan memasukkan beras ke dalam ruas bambu dan membakarnya, menjadi asal mula sebutan “Sogol”.

Tahun ini, rangkaian acara menjadi semakin meriah dengan kehadiran dan partisipasi aktif dari mahasiswa KKN-T 11 Pesantren, yang turut serta dalam memeriahkan dan mendukung suksesnya kegiatan ini. Mahasiswa KKN-T 11 dibagi ke dalam dua tim, yaitu Tim Kirab dan Tim Bersih Sampah, yang masing-masing memiliki tugas dan peran tersendiri selama acara berlangsung.

Rangkaian kirab dimulai dari titik awal di Kantor Kecamatan Gondanglegi. Peserta kirab terdiri dari warga, tokoh masyarakat, dan mahasiswa KKN-T 11 yang berjalan bersama menuju lokasi Pesarean Mbah Sogol, tempat berlangsungnya puncak acara haul. Sepanjang perjalanan kirab, berbagai elemen masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi, menciptakan suasana yang sakral sekaligus meriah.

Setibanya di pesarean, seluruh peserta berkumpul untuk mengikuti prosesi berikutnya yang diawali dengan beberapa sambutan. Salah satu momen penting dalam acara ini adalah sambutan dari Bapak Wakil Bupati Malang, yang menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong dan pelestarian budaya lokal yang ditunjukkan oleh masyarakat Gondanglegi.

Sambutan ini dilanjutkan dengan prosesi simbolik yang penuh makna, yaitu penyerahan pohon Gondang kepada Bapak Purwoto, S.Sos, M. Si. Penyerahan pohon ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebagai pengingat akan akar sejarah nama Gondanglegi, yang dipercaya berasal dari keberadaan pohon Gondang yang dulu tumbuh subur di wilayah ini.

Setelah rangkaian sambutan dan prosesi selesai, seluruh peserta, termasuk mahasiswa KKN-T 11, mengikuti tahlil bersama yang dipimpin oleh para tokoh agama setempat. Tahlil berlangsung dengan khusyuk sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama untuk arwah Mbah Sogol.

Usai tahlil, acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah antara mahasiswa KKN-T 11 dengan warga Gondanglegi. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan ini, terjadi pertukaran cerita dan pengalaman yang mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat.

Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN-T 11 dan para tetua atau kawulo Mbah Sogol, sebagai kenang-kenangan atas keterlibatan mereka dalam acara yang penuh nilai historis dan spiritual ini.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kontribusi nyata, Tim Bersih Sampah dari KKN-T 11 kemudian melanjutkan tugas mereka dengan melakukan kegiatan bersih-bersih di area pesarean Mbah Sogol. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan situs budaya dan religius tersebut.

Dengan terlaksananya seluruh rangkaian acara Kirab dan Haul Mbah Sogol ke-184 ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, penghormatan terhadap leluhur, serta kepedulian terhadap lingkungan dan budaya dapat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Penulis: Mahasiswa KKN-T Kelompok 11 Gondanglegi Kulon