
Jombok, 14 Juli 2025 – Mengubah popok bekas menjadi kerajinan mungkin terdengar tidak biasa, namun itulah yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Al-Qolam Malang bersama warga Desa Jombok. Bertempat di Gedung RA Nurul Iman, Dusun Songkorejo, pelatihan pengolahan limbah popok bayi ini sukses digelar dengan menggandeng Muslimat NU serta kader posyandu dan kader kesehatan desa setempat.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 peserta yang terdiri atas para ibu dengan balita pengguna popok dan kader kesehatan. Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya diajak untuk lebih peduli terhadap limbah rumah tangga, tetapi juga diajarkan secara langsung cara mengubah popok bekas menjadi barang bermanfaat seperti pot tanaman, bantal, hingga guling.
Hadir sebagai narasumber utama, Bapak Imam Adi W., seorang aktivis lingkungan yang juga menjabat sebagai Ketua BPD Desa Jombok dan pengurus Bank Sampah Kabupaten Malang. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan perubahan lingkungan, dimulai dari rumah tangga sendiri.”Perubahan tidak harus dimulai dari hal besar. Justru dari rumah kita masing-masing, dari kebiasaan kita sehari-hari, kita bisa berkontribusi menjaga lingkungan. Jadilah pelopor di keluarga dan lingkungan sekitar, dan jangan ragu untuk saling mengingatkan demi kebaikan bersama,” ungkapnya.

Pesan tersebut menguatkan semangat para peserta yang tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan, baik teori maupun praktik. Dengan mengangkat isu lingkungan melalui pendekatan kreatif, kegiatan ini membuka wawasan masyarakat bahwa limbah sekalipun bisa menjadi sumber nilai dan manfaat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi media pembelajaran, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan kesadaran ekologis dan ekonomi rumah tangga berbasis daur ulang.
Penulis: Mahasiswa KKN-T Kelompok 6 Desa Jombok Kec. Ngantang