
Selasa, 17 Juni 2025 | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 12 Universitas Al-Qolam Malang menggelar kegiatan edukasi pengelolaan sampah bagi siswa-siswi SD Islam Salafiyah pada Selasa, 17 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di musala sekolah yang berlokasi di Jl. Murcoyo I, Gondanglegi, Malang.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua Kelompok KKN, Eril Fajar Rosando, sukses menarik perhatian para siswa. Tidak hanya karena sifatnya yang jarang diadakan, tetapi juga karena melibatkan peserta dari kelas 4 dan 5, baik dari kelas A maupun B.Dalam pernyataan kepada media internal KKN, Eril mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan program wajib kedua setelah pelaksanaan program utama yang ditetapkan oleh kampus. “Kegiatan ini masuk dalam kategori integrasi sosial, di mana mahasiswa belajar menyesuaikan diri dengan unsur masyarakat yang beragam guna membangun hubungan yang harmonis dan stabil,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pengabdian di sekolah ini menjadi jembatan awal untuk menciptakan kerja sama yang baik dalam merealisasikan program utama yang akan datang. “Dengan integrasi sosial, kami belajar banyak dan membangun kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 pagi tersebut berlangsung meriah dan interaktif. Konsep belajar sambil bermain melalui game edukatif berhasil membangkitkan antusiasme para siswa. Kegiatan dibagi menjadi dua sesi, yakni pemaparan materi sosialisasi pengelolaan sampah dan sesi kuis interaktif. Siswa yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar mendapat hadiah menarik dari pemateri.
Materi disampaikan oleh Fauzan Taqiuddin Abdul Fatah yang menekankan pentingnya memilah sampah sejak dari rumah. “Pemilahan sampah harus dimulai dari hal kecil dan sederhana, seperti memisahkan botol dengan botol, plastik dengan plastik, dan seterusnya,” tuturnya saat menyampaikan materi.
Ia juga mengajak para siswa untuk menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari. “Cobalah praktikkan sedikit demi sedikit di rumah. Informasi yang kalian serap hari ini adalah ilmu berharga yang bisa langsung diterapkan tanpa harus dibeli,” imbuhnya.
Menurut Eril, tujuan utama kegiatan ini adalah menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, sebagai upaya mewujudkan perubahan jangka panjang yang berkelanjutan. “Kami ingin edukasi ini tidak hanya berhenti di kelas, tapi juga menjadi kebiasaan di rumah. Bahkan, jika orang tua lupa, anak-anak bisa menjadi pengingat,” ucapnya saat menutup kegiatan.
Setelah kegiatan selesai, para mahasiswa menyampaikan kesan dan pesan selama masa pengabdian mereka di SD Islam Salafiyah.Waka Kesiswaan SD Islam Salafiyah, Bapak Nur Alfan, turut menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa. “Terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan. Walaupun singkat, saya yakin ada manfaat nyata yang dirasakan. Meskipun kecil, dampaknya pasti ada,” ungkapnya.Ia juga menutup sambutan dengan harapan tulus, “Semoga langkah kecil ini bisa menjadi kontribusi yang besar dalam mendukung program-program pendidikan yang ada.”
Penulis: Fauzan Taqiuddin Abdul Fatah, Mahasiswa KKN-T Al-Qolam Kelompok 12