
Kebonrejo, Kediri – Dalam semangat membangun Desa Maslahah, Universitas Al-Qolam Malang melalui KKN-T hadir sebagai perwujudan nyata dari visi transformatif kampus pengabdian. Sebagai bagian dari implementasi program kerja Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Al-Qolam Malang, kelompok 1 Kebonrejo telah melaksanakan berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya yang difokuskan pada penguatan pendidikan taman kanak-kanak di wilayah pedesaan. Kegiatan ini dipusatkan di TK yang mana sekolahnya termasuk TK Inklusi dan menerima siswa ABK yakni TK Kusuma Mulia, yang terletak di Desa Kebonrejo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini dirancang sebagai salah satu bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, dengan tujuan utama untuk memberikan dukungan terhadap proses pembelajaran di tingkat Taman Kanak-Kanak. Melalui pendekatan yang menyenangkan, interaktif, dan berbasis kreativitas, Tim KKN-T Kebonrejo berupaya menciptakan suasana belajar yang kondusif dan merangsang perkembangan kognitif, emosional, serta sosial anak-anak. Kegiatan KKN-T yang berlangsung di lingkungan TK Kusuma Mulia ini berlangsung selama masa KKN dan menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam memperkuat fondasi pendidikan di tingkat dasar.

Mahasiswa tidak hanya terlibat dalam proses belajar mengajar, tetapi juga diminta menyusun perangkat pembelajaran seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang kreatif dan inovatif, sesuai dengan kebutuhan anak-anak TK.
“Saya harap tim KKN-T Malang bisa membantu proses belajar mengajar yang kreatif dan menyenangkan. Dan kemudian bisa menuangkan ide atau kegiatan yang menunjang kreativitas, kreasi, dan dorong motivasi murid TK Kusuma Mulia Kebonrejo,” ujar salah satu dewan guru TK Kusuma Mulia.
Pendidikan pada usia kanak-kanak memainkan peran penting dalam membentuk karakter, keterampilan sosial, dan kesiapan belajar anak-anak. Oleh karena itu, intervensi dalam bentuk kegiatan pembelajaran yang kreatif menjadi sangat penting. Melalui kegiatan ini, tim KKN-T Kebonrejo berfokus untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendorong anak-anak untuk bereksplorasi, berinteraksi, dan membangun rasa percaya diri.

Beberapa metode yang digunakan dalam pembelajaran antara lain adalah pembelajaran berbasis permainan (play-based learning), kegiatan seni dan kerajinan, pengenalan angka dan huruf melalui lagu, serta kegiatan motorik kasar dan halus. Mahasiswa juga menginisiasi berbagai aktivitas kolaboratif yang melibatkan siswa dalam kelompok-kelompok kecil, guna membangun kemampuan sosial dan kerja sama sejak dini.
Salah satu elemen kunci dalam keberhasilan program ini adalah terjalinnya sinergi yang kuat antara mahasiswa KKN-T dan tenaga pendidik di TK Kusuma Mulia. Kolaborasi ini terwujud melalui sesi diskusi rutin dan refleksi bersama yang dilakukan usai kegiatan belajar mengajar (KBM) setiap harinya. Melalui komunikasi dua arah tersebut, tim KKN-T memperoleh berbagai informasi penting terkait kebutuhan pembelajaran serta kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dalam mendampingi perkembangan peserta didik. Informasi ini kemudian menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang lebih kontekstual, relevan, dan disesuaikan dengan karakteristik unik siswa di TK tersebut.
Lebih dari sekadar fokus pada kegiatan di TK, mahasiswa KKN-T kelompok 1 juga menunjukkan keterlibatan aktif dalam menjalankan program-program di sektor pendidikan dan kesehatan lainnya, seperti di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Sekolah Dasar (SD), serta pelayanan masyarakat di Posyandu. Partisipasi lintas sektor ini menjadi cerminan dari pendekatan holistik yang diterapkan oleh tim, dengan harapan dapat memberikan kontribusi yang menyeluruh terhadap pembangunan masyarakat desa, baik dalam aspek intelektual, spiritual, maupun Kesehatan.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa KKN-T kelompok 1 dari Universitas Al-Qolam Malang tidak hanya sekadar terlibat dalam aktivitas pembelajaran secara langsung di TK Kusuma Mulia, tetapi juga berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai fundamental mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini kepada masyarakat sekitar. Mereka menyadari bahwa usia dini merupakan fase krusial dalam perkembangan individu, di mana fondasi karakter, kecerdasan emosional, keterampilan sosial, serta kemampuan berpikir logis mulai terbentuk.

Kontribusi mahasiswa tidak terbatas pada penyampaian materi pembelajaran, tetapi juga mencakup penguatan metode pengajaran dan pendampingan guru dalam merancang kegiatan belajar yang lebih inovatif dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik. Selain itu, pendekatan yang humanis dan berbasis partisipasi juga diupayakan agar anak-anak dapat merasakan proses belajar sebagai pengalaman yang menyenangkan dan memotivasi.
Diharapkan, melalui kehadiran dan peran aktif mahasiswa KKN-T ini, terjadi peningkatan kesadaran di kalangan orang tua, tenaga pendidik, dan masyarakat luas tentang pentingnya memberikan dukungan maksimal terhadap pendidikan di usia dini. Dampak jangka panjang yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah terciptanya lingkungan belajar yang berkelanjutan dan meningkatnya kualitas pendidikan di Desa Kebonrejo secara menyeluruh. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model inspiratif bagi pelaksanaan program-program serupa di daerah lain, yang menempatkan pendidikan sebagai pilar utama dalam pembangunan masyarakat desa.
Penulis: Kelompok 1 KKN-T Desa Kebonrejo Kec. Kepung Kab. Kediri