KKN Al-Qolam 2024 Pencetus Bank Sampah Argosari: Mendongkrak dari 22 Jadi 55 Rumah Tangga

RINGINKEMBAR, 20 Mei 2025 – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Al Qolam tahun 2024 Kelompok 8 di Desa Ringinkembar, Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, Jawa Timur, berhasil menunjukkan dampak signifikan dalam pengembangan Bank Sampah Argosari. Inisiatif yang awalnya melibatkan 22 rumah tangga ini kini melonjak pesat dengan 55 rumah tangga aktif, bahkan terkadang lokasi bank sampah tak cukup menampung volume sampah yang masuk.

Antusiasme Warga dan Stabilitas KeuanganKenaikan jumlah partisipan ini merupakan bukti nyata tingginya antusiasme warga Ringinkembar khususnya Dusun Argosari terhadap pengelolaan sampah. Kondisi ini didukung oleh harga sampah yang relatif stabil di pasaran. Menariknya, sebagian besar rumah tangga memilih untuk menabung hasil penjualan sampah mereka, tidak langsung mengambilnya. Ini menunjukkan kesadaran finansial dan kepercayaan yang kuat terhadap keberlangsungan Bank Sampah Argosari.

Capaian Gemilang dan Prospek CerahHingga saat ini, Bank Sampah Argosari telah berhasil melakukan lima kali pengambilan sampah dari rumah tangga dan tiga kali penjualan ke pengepul. Dari aktivitas ini, kas bank sampah terkumpul sebesar Rp730.000. Angka ini didapatkan setelah dikurangi biaya operasional untuk bensin dan karung sebesar Rp65.000 dan Rp32.000 dari kas terakhir sebesar Rp836.000. Jumlah ini sudah hasil bersih, jika dihitung keseluruhan dengan saldo di buku tabungan anggota maka lebih dari nilai tersebut. Jumlah ini sudah cukup besar jika dilihat dari berdirinya Bank Sampah yang masih hitungan bulan.

Melihat perkembangan positif ini, Bank Sampah Argosari kini tengah menjajaki kerja sama dengan bank sampah induk. Kemitraan ini diharapkan dapat membuka peluang penjualan sampah dengan harga yang lebih tinggi, memberikan keuntungan lebih besar bagi para anggota.

Dukungan juga datang dari Bapak Bisri, tokoh masyarakat yang memiliki jaringan dengan aktivis peduli lingkungan hidup dan aktivis pupuk non-organik. Ke depannya, Bank Sampah Argosari berencana untuk memperluas jangkauannya tidak hanya mengelola sampah anorganik, tetapi juga merambah ke pengelolaan sampah organik. Ini akan menjadi langkah revolusioner dalam mewujudkan pengelolaan sampah terpadu dan berkelanjutan di Desa Ringinkembar.

Perkembangan Bank Sampah Argosari adalah contoh nyata bagaimana sinergi antara program KKN, partisipasi aktif masyarakat, dan dukungan berbagai pihak dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan kesejahteraan ekonomi lokal.